Jurnalistik online merupakan bagian dari media massa dan merupakan suatu perubahan yang peonting dalam dunia jurnalistik. Jurnalistik online un dikenal dengan konsep citizen journalism yaitu sebagai jurnalistik warga/jurnalisme warga. Keuntungan dari jurnalistik online sendiri setiap orang sendiri bisa menjadi wartawan (every one can be journalist).
Definisi dari citizen journalism sendiri sebagai praktik jurnalistik yang
dilakukan oleh orang biasa bukan menjadi seorang wartawan profesional yang
bekerja di sebuah media. Dan blog media sosial menjadikan setiap orang bisa
menjadi seorang wartawan dalam sebuah pengertian juruwarta yang menyebarkan
informasi sendiri kepada publik.
Sebelum melangkah jauh, kita harus lebih mengenal apa arti dan seluk
beluk citizen journalism tersebut. Diawali dengan sejarah citizen journalism
memasuki wilayah Indonesia. Disebut-sebut momentum perkembangan pesat citizen
journalism pada tahun 2004. Ketika itu terjadilah tragedi Tsunami di Aceh yang
diliput sendiri oleh korban. Berita tersebut dapat mengalahkan berita yang di
buat oleh umumnya jurnalis profesional.
Berita tersebut berbentuk video, video amatir yang di rekam oleh Cut
Putri perempuan berdarah Aceh tersebut merekam detik-detik ketika Tsunami 26
Desember 2004 silam dan ditayangkan di metrotv setelah dua hari kejadian. Dan
hasil rekeman mahasiswi yang ketika kejadian tersebut masih kuliah di Bandung
dianggap sebagai tonggak sejarah yang penting untuk perkembangan citizen
journalism di Indonesia. Media sekarang semakin menyediakan ruang dan waktu
untuk menayangkan dan mempublikasikan berita kepada masyarakat melalui “video
amatir” yang stasiun televisi sajikan.
sumber buku: jurnalistik online Asep Syamsul Romli
sumber buku: jurnalistik online Asep Syamsul Romli
*deamaltitaazizah*

Posting Komentar