Haruskah BBM Naik ?

Haruskah masyarakat Indonesia sengsara? Haruskah masyarakat Indonesia menderita? Haruskah dengan alasan-alasan petinggi negeri ini menaikkan BBM hanya untuk kepentingan masyarakat? Kenaikan BBM bukan lah jalan pintas yang tepat untuk mensejahterakan rakyat, kenaikan BBM malah menjadi petaka untuk masyarakat. Tidak kah berfikir bagaimana dampak buruk atas kenaikan BBM ini, dimana nurani para petinggi negeri ini ? BBM hanya bisa memperburuk nasib rakyat kecil. Walaupun partai demokrat menyatakan kembali, bahwa rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi dipandang sebagai suatu hal yang tak terhindarkan, Karena menyusul meroketnya harga minyak mentah dunia. Namun masyarakat Indonesia tetap tidak ingin BBM naik. Mereka berasumsi bahwa kenaikan BBM berarti perlahan-lahan membunuh rakyat nya sendiri. Rakyat kecil yang seharusnya membutuhkan bantuan namun hanya bisa menjerit dengan keadaan yang sebenarnya.
Menurut M.Ikhsan Modjo, Ketua Departemen Bidang Keuangan DPP Partai Demokrat mengatakan alasan nya pemerintah menaikkan harga BBM “pertama, keberpihakan pada rakyat kecil. Saat ini, 10% dari orang kaya menggunakan Rp.500 Milyar subsidi BBM. Kedua, kenaikan BBM juga dipandang sejalan dengan upaya penghematan dan penciptaan energi terbarukan. Ketiga, dana yang sebelumnya digunakan untuk subsidi BBM dapat dialihkan untuk pembangunan infrastruktur. Keempat, pengurangan subsidi turut menekan kasus penyelundupan BBM ke negeri tetangga dan kenaikan minyak dunia meningkat drastis. Saat ini, harga BBM di Singapura mencapai Rp.15.695,- perliter, sementara di Malaysia sekitar Rp.5.750,- perliter”. Kelima, Pengurangan subdisi juga membantu pemerintah 2014. Pemerintah yang akan datang tak terbebani subsidi BBM yang tinggi”.
Apapun alasan pemerintah menaikkan harga BBM karena APBN 2012 jebol, masyarakat hanya akan menilai bahwa ini merupakan ancaman terbesar bagi masyarakat untuk kehidupan yang semakin sulit. Tak terbayangkan dampak nya seperti apa, ketika BBM naik tentu harga kebutuhan pokok pun akan naik, bahkan BBM belum naik pun harga cabai di pasaran sudah menjadi naik. Pembayaran listrik pun pasti akan menyusul naik. Semua kebutuhan sandang dan pangan akan menjadi naik. Tentu kita harus menyesuaikan pengeluaran kita. Padahal gaji pun tidak naik, pengeluaran bertambah namun pemasukan tidak ada tentu tidak seimbang dengan keadaan. Ini akan menjadi ancaman bagi masyarakat.
Di berbagai penjuru kota orang berdemo untuk memperjuangkan nasib mereka. Nasib yang sudah terhimpit karena ekonomi harus pula menambah terhimpit oleh kebijakan pemerintah yang tidak mementingkan rakyat, jika kita lihat alasan ketiga Ikhsan menaikkan harga BBM yaitu dana yang  digunakan untuk subsidi BBM dapat dialihkan untuk pembangunan infrastruktur, alasan ini memang untuk mensejahterakan rakyat namun jika kita telusuri dari banyak kasus korupsi sebelumnya, dana-dana tersebut tidak pyur digunakan seluruhnya untuk kepentingan rakyat. Namun didalam kebijakan-kebijakan tersebut adanya permainan pemerintah yaitu berbuat korupsi ataupun penyelundupan uang rakyat seperti kasus korupsi yang sudah-sudah.
Pemerintah hanya mementingkan kepentingan sendiri, mereka hanya asyik dengan apa yang mereka sudah dapatkan. Padahal masih banyak rakyat yang menangis merasakan kesakitan, kelaparan, kekurangan sandang dan pangan. Terlebih jika BBM naik, bagaimana lagi nasib rakyat kecil seperti kami ? dengan kenaikan BBM justru akan menjadi rakyat lebih menderita, coba saja kita lebih telusuri dampaknya seperti apa. Berawal dar kenaikan harga BBM tentu harga kebutuhan pokok pun akan naik, listrik pun akan naik, semuanya akan naik akan tetapi gaji tidak naik. Ini sangat menghimpit rakyat kecil seperti kami, kemudian perusahan-perusahan pun akan banyak gulung tikar karena tidak bisa membayar gaji karyawan nya karena keterbatasan modal, nah timbulah pengangguran.
Banyaknya penggangguran membuat orang stress dan depresi karena tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya seperti makan, minum dan sebagainya. Kemudian dengan meningkatnya penggangguran terjadilah kemiskinan. Dengan tidak mempunyai pekerjaan tentu sangat sulit mencari uang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Terjadilah kelaparan karena tidak punya uang untuk membeli makan. Kelaparan menimbulkan seseorang untuk berbuat kejahatan, kejahatan biasa nya terjadi karena segala faktor seperti kemiskinan, kelaparan karena ingin makan tapi tidak mempunyai uang dan sebagainya. Kejahatan pun akan berujung kematian. Banyak kejadian kejahatan yang berujung kematian keran faktor si penjahat menggunakan senjata tajam untuk memperoleh keinginan nya mencuri dan merampok, dan si korban tidak mempunyai daya upaya untuk melawan nya. Jika melawan si penjahat maka taruhan nya adalah sebuah nyawa.
Terlihat sudah dampak kenaikan BBM seperti apa, jadi sekarang harus bagaimanakah pemerintah menentukan kebijakannya ? apakah BBM harus tetap naik ? sekira nya masih ada solusi untuk tidak menaikan harga BBM dan APBN 2012 tidak jebol walaupun minyak dunia menaik drastis. Diantaranya pertama, dengan cara pengalihan bahan bakar minyak ke gas untuk mobil angkutan umum, pribadi dan semua kendaraan masyarakat termasuk pejabat. Sekira nya para pejabat pun harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat nya, dengan tidak sering menggunakan kendaraan pribadinya. Mencoba untuk terjun ke jalan dengan naik angkutan umum atau berjalan kaki. Kedua, pembatasan pembelian impor minyak. Misalnya setiap tahun ditetapkan impornya berapa juta kiloliter kemudian dialokasikan masing-masing ke tiap daerah mendapatkan quota berapa. Jadi jika quota daerah tersebut sudah habis belum waktu nya tidak bisa membeli lagi. Ketiga, kenaikan tiap liter subsidi harus disesuaikan dengan minyak dunia yang naik. Pemerintah boleh-boleh saja menaikan harga BBM namun harus sesuai dan melihat keadaan masyarakat itu sendiri.
Dan mungkin saat ini pertumbuhan pengguna roda dua semakin pesat, mungkin beberapa kali lipat dari pertumbuhan roda empat. Jalanan semakin macet dan polusi semakin pekat saja. Banyak orang yang merasa terganggu dengan kondisi ini. Namun disini sangat sedikit orang yang mau merelakan motor dan mobilnya untuk berparkir di garasi. Semua orang yang sudah mempunyai kendaraan jika ingin berpergian pasti selalu ingin menggunakan nya, bahkan dengan jarak yang dekat pun selalu menggunakan kendaraan mereka. Padahal kita masih bisa untuk berjalan kaki, ada baik nya berjalan kaki bahkan solusi yang baik menurut saya kita beralih naik sepeda. Dengan naik sepeda pun kita menjadi sehat dan menyenangkan. Walaupun BBM naik itu tidak akan berpengaruh terhadap hidup kita, karena kita notabena nya menggunakan sepeda dan berjalan kaki. Selain tidak berpengaruh dengan kenaikan BBM bahkan dapat menolong alam yang sudah rusak karena polusi dari kendaraan tersebut.
Untuk itu apapun yang terjadi dengan kenaikan BBM ini, sebaiknya pemerintah memperhatikan keadaan masyarakat sekitarnya dampak positif dan negatif nya seperti apa. Karena ini menyangkut kepentingan bersama, kepentingan bangsa dan negara. Mungkin pemerintah sendiri menaikkan BBM untuk kebaikan masyarakat sendiri, namun pemerintah pun harus dapat dipercaya masyarakat. Dengan alasan pemerintah menaikkan harga BBM untuk pembangunan infrastruktur jangan dijadikan sebagai ajang mengeruk uang masyarakat dengan cara korupsi. Hal itu membuat masyarakat menjadi tidak setuju dengan kebijakan pemerintah karena melihat kasus-kasus korupsi sebelumnya. Pemerintah harus berfikir kembali dampak keadaan bangsa dan negara ini. Apakah naik nya BBM menjadi solusi yang baik dan tepat ? atau malah membuat rakyat teriksa ? pemerintah harus tegas dengan membuat keputusan yang tepat “Apakah BBM ini harus naik atau tidak ? ”
*Dea Maltita Azizah*

Related Post



Posting Komentar